Langsung ke konten utama

Kesalahan Berpikir Saat Membeli Baterai Charger AA

Kesalahan Berpikir Saat Membeli Baterai Charger AA

Artikel ini kubuat untuk kamu yang sedang ingin membeli baterai charger untuk flashmu, microphonemu, tamiyamu, dan barang elektronikmu yang lain yang membutuhkan energi yang besar.

Saya sendiri pernah pakai baterai merek mybooring yang memang murah dan dayanya besar. Setelah 3 tahun dipakai, tiba-tiba baterainya nggak bisa diisi ulang lagi. Ternyata power cyclenya sudah habis, dan parahnya, ini terjadi tepat saat saya ambil job foto. 

Salah satu kesalahan paling umum adalah kamu hanya melihat kapasitas (mAh) yang besar tanpa memperhatikan kualitas siklus pengisian (power cycle). Banyak yang tergoda dengan baterai AA berkapasitas tinggi seperti 2800mAh atau bahkan lebih, dengan harga yang jauh lebih murah. Tapi kamu lupa bahwa kapasitas besar bukan jaminan baterai itu awet dan tahan lama.

Kesalahan berikutnya adalah kamu tidak memperhitungkan self-discharge, alias kemampuan baterai menyimpan daya saat tidak digunakan. Banyak baterai murah yang cepat habis meski tidak dipakai, beda dengan merek seperti Eneloop, MyBooring, Krisbow yang bisa bertahan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan dalam kondisi standby.

Jadi, saat kamu memilih baterai charger AA, jangan cuma tergoda angka mAh besar dan harga murah. 

Pertimbangkan:
Power cycle (berapa kali bisa diisi ulang sebelum drop)
Keawetan penyimpanan daya (self-discharge)
Daya tahan saat dipakai beban berat (seperti flash atau motor tamiya)
Reputasi merek & review pengguna lain

Ingat, baterai itu investasi, bukan pengeluaran sekali pakai. Pilih yang tahan lama, bukan yang cepat bikin kecewa.

Dulunya saya membeli merek merek tidak jelas yang banyak beredar di marketplace, namun ternyata memiliki baterai yang jelek malah membuat repot. Power yang tidak bisa diandalkan saat sedang bekerja, kerusakan yang lebih cepat terjadi, dan bahkan cairan yang tiba - tiba keluar dari baterai. Sangat membahayakan untuk alat elektronik yang kita miliki, apalagi seperti flash dan microphone yang harganya tidak murah. Untuk Godok TT600 aja harga barunya IDR 750.000 kalau rusak ya lumayan menambah pengeluaran.

Link baterai charge myboring, eneloop dan krisbow yang saya beli di marketplace :

Shopee :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Listrik Jegleg Bikin Kaget? Ternyata Ini Ulah Inrush Current

Kamu pernah nggak sih, saat awal colok PC rumah langsung “jegleg”? Baru saja dinyalakan, tiba-tiba listrik turun atau MCB langsung trip. Kejadian seperti ini sering bikin panik, apalagi kalau terjadi berulang.  Peristiwa “jegleg” itu biasanya disebabkan oleh inrush current , yaitu lonjakan arus listrik yang terjadi sesaat ketika perangkat pertama kali dinyalakan. Pada PC, khususnya di bagian power supply (PSU), terdapat kapasitor yang langsung menarik arus besar untuk proses pengisian awal. Lonjakan ini bisa jauh melebihi arus normal, meskipun hanya terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Masalahnya, instalasi listrik rumah dan perangkat pengaman seperti MCB dirancang dengan batas tertentu. Ketika arus tiba-tiba melonjak di awal, sistem bisa menganggapnya sebagai gangguan atau beban berlebih, sehingga langsung memutus aliran listrik. Inilah yang membuat listrik terasa “jegleg” meskipun sebenarnya tidak ada kerusakan pada perangkat. Flashback ke bulan Ramadhan Maret 2026, PC saya...

Mengenang Kembali : Telkomnet Instan

Kosong Delapan Kosong Sembilan Delapan Sembilan Empat Kali ~ TELKOMNET Instan Ada yang ingat sama lagu iklan ini?  Saya termasuk orang yang sempat menjalani jaman ini, dimana Internet harus melalui Dial UP jaringan telepon dan harus menggunakan konverter. Ahahaha unik sekali rasanya. Kecepatan Internet saat itu paling kencang kayaknya cuma 56 Kbps. Rasanya dulu juga jauh lebih murah ke warnet dibanding mencoba menggunakan internet sendiri di rumah. Jaman ini adalah era awal game online, Gunbound, Ragnarok Online adalah permainan online yang sangat digemari saat itu. Telkomnet Instan diluncurkan pada akhir tahun 1999  (mulai populer sekitar tahun 1999–2000-an awal) dan menjadi layanan akses internet dial-up dari PT Telkom sebelum akhirnya bertransisi ke era layanan broadband seperti Speedy pada tahun 2004 Setelah TELKOMNET Instan ini, kemudian hadirlah SPEEDY yang sekarang berubah menjadi Indihome.  Kecepatan juga berubah drastis karena media penghantar yang berbeda, telk...

Sudah Bayar Paket Internet Mahal, Kok Masih Lemot?

Kamu sudah bayar paket IndiHome hampir IDR 400.000 tapi internet kamu masih nyendat pas buka Youtube.  Padahal sudah 75 - 100 Mbps, kok gak kencang ya rasanya.  Coba dulu cek speed kamu di situs fast.com Kalau dapatnya kecepatan dibawah paket yang kamu bayar, coba reset modemmu.  Kalau masih juga lemot. Coba ingat kembali, apa password wifimu jebol. Bisa jadi ada tetangga yang ikut konek dan menggunakan wifimu untuk nonton TV.  Kalau kamu sudah pakai aplikasi MyTelkomsel dan sudah konek akun IndiHome mu, maka kamu bisa liat sebenarnya siapa saja yang konek dengan modemmu.  Apabila ternyata tidak ada yang mencuri jaringanmu. Bisa jadi masalahnya adalah dari jaringanmu itu sendiri.  Modem saat ini punya dua jenis wifi. Wifi 2.4G dan wifi 5G. Kalau kamu mau, kamu bisa sebenarnya setting agar modemmu membagi dua jaringan. Kalau pakai yang 5G dijamin bakal lebih kencang. Tapi kamu harus bisa masuk ke dalam modemmu untuk membuka jaringan wifi 5G itu....